Warga Gunung Megang Dalam Setop Hauling PT RMK, Tujuh Tuntutan Dibahas dalam Mediasi
Selasa, 03 November 2026 | 18:29:00 WIB
DAERAH
4356 Kali
suaraharianpublik.id [MUARA ENIM] – Masyarakat Desa Gunung Megang Dalam bersama Pemerintah Desa melakukan aksi penghentian operasional hauling PT RMK di kawasan Jembatan Sungai Lengi, Selasa (3/11/2026). Aksi yang berlangsung sekitar pukul 10.00 hingga 16.00 WIB tersebut merupakan bentuk protes atas sejumlah persoalan yang dinilai belum mendapatkan penyelesaian dari pihak perusahaan.
Aksi ini dipicu oleh persoalan limbah perusahaan yang menurut masyarakat telah berlarut-larut selama hampir 5 tahun berdampak terhadap lahan pertanian milik warga. Namun, dalam aksi tersebut, masyarakat juga menyampaikan sejumlah persoalan lain yang dinilai berkaitan dengan keberadaan dan aktivitas operasional perusahaan.
Sekitar 30 menit setelah aksi penyetopan dimulai, pihak PT RMK mendatangi masyarakat. Setelah terjadi perdebatan di lokasi penyetopan, pembahasan kemudian dilanjutkan melalui mediasi di kantor PT RMK.
Mediasi tersebut turut dihadiri unsur Forkopimcam, yakni Kapolsek Gunung Megang IPTU Zulkarnain Afianata, S.T., M.Si., M.H., Camat Gunung Megang yang diwakili Kasi Pemerintahan, serta Kepala Desa Gunung Megang Dalam, Apriadi.
Sementara dari pihak PT RMK hadir General Manager (GM) Andi didampingi bagian eksternal perusahaan, Raden Faisal.
Dalam pertemuan tersebut, masyarakat melalui kepala desa menyampaikan tujuh tuntutan utama yang meminta perhatian dan penyelesaian dari pihak perusahaan.

Pertama, penyelesaian persoalan limbah perusahaan yang diduga berdampak terhadap lahan pertanian milik masyarakat. Warga mendesak adanya penanganan konkret serta kejelasan penyelesaian atas dampak yang selama ini mereka keluhkan.
Kedua, penyelesaian persoalan lahan yang diperuntukkan bagi kalangan atau pasar tradisional. Sudah 8 bulan lebih surat dari bupati Muara Enim belum juga mendapat balasan dari PT RMK terkait lahan Kalangan tersebut.
Ketiga, penghapusan status pekerja harian lepas dan perubahan status menjadi pekerja dengan Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT). Tuntutan ini disampaikan sebagai upaya memberikan kepastian dan perlindungan terhadap hak-hak pekerja.
Keempat, masyarakat meminta seluruh perusahaan subkontraktor yang berafiliasi atau bekerja sama dengan PT RMK agar melaporkan keberadaan dan aktivitasnya kepada pemerintah desa.
Kelima, penghentian sementara pekerjaan pembangunan jembatan yang menurut masyarakat belum disosialisasikan kepada warga. Masyarakat juga mempertanyakan kelengkapan perizinan pembangunan tersebut, khususnya perizinan dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Keenam, masyarakat menilai program tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR) PT RMK belum sepenuhnya berpihak pada kemaslahatan masyarakat desa. Warga berharap program CSR lebih memperhatikan kebutuhan dan kepentingan masyarakat setempat.
Ketujuh, masyarakat menyoroti kondisi Sungai Hande yang disebut telah mengalami perubahan bentuk dan penyempitan akibat dari pembuatan gorong-gorong. Warga meminta persoalan tersebut mendapat perhatian serta penanganan serius.
Melalui mediasi tersebut, masyarakat berharap seluruh persoalan yang disampaikan dapat ditindaklanjuti secara konkret oleh pihak perusahaan. Warga menginginkan penyelesaian yang jelas, terutama menyangkut dampak lingkungan, perlindungan lahan pertanian, ketenagakerjaan, dan kepentingan masyarakat desa.

Sementara itu pihak manajemen PT RMK terkesan lebih banyak diam mendengarkan apa yang disampaikan, dan belum bisa memberikan jawaban serata solusi pasti atas apa yang disampaikan. Bahkan saat mediasi selesai pihak PT RMK juga belum dapat memberikan dan menandatangani Natullen hasil mediasi.
Aksi penghentian operasional hauling yang berlangsung hingga sekitar pukul 16.00 WIB ini menjadi bentuk desakan masyarakat agar aktivitas perusahaan di wilayah mereka berjalan dengan tetap memperhatikan hak-hak warga, perlindungan pekerja, serta kelestarian lingkungan.
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi
Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 1531 views
desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan
Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun
Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 1500 views
Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun
Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru
Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 1446 views
Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)
Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.
Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 4335 views
Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.
Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak
Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 1498 views
Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui
Artikel Terpopuler | 2024
KMS Ali Siliwangi: Hj Lidyawati, Pilihan Terbaik Untuk Kabupaten Lahat
POLITIK
2024-10-31 21:30:46 9108 views
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah Kodam II/Sriwijaya Di Wilayah Kodim 0404/Muara Enim Berjalan Lancar
TNI
2024-10-18 19:29:45 8346 views
Seringnya Mati Lampu, Ali Pinta PJ Bupati Berikan Rekom Cepat Ganti Pimpinan PLN Lahat
NASIONAL
2024-11-08 17:05:26 7892 views