.
...
Rp30 Ribu per Jam, Penggunaan Sumur Bor Bantuan Jadi Sorotan
Sabtu, 13 Juni 2026 | 11:44:00 WIB
DAERAH
25 Kali
Penerbit : Redaksi 5
Laporan : Ahmad Arifin

Suaraharianpublik.id[INDRAMAYU]– Sejumlah petani di Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, mengeluhkan adanya dugaan pungutan biaya penggunaan sumur bor bantuan pemerintah yang seharusnya dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan irigasi pertanian, terutama saat musim kemarau.

Keluhan tersebut disampaikan oleh salah seorang petani yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan. Ia mengaku keberatan dengan adanya tarif sebesar Rp30 ribu per jam yang dikenakan kepada petani yang ingin memanfaatkan air dari sumur bor bantuan pemerintah.

Menurutnya, sebagian besar lahan pertanian di wilayah Kecamatan Kroya merupakan sawah tadah hujan yang sangat bergantung pada ketersediaan air saat musim tanam gadu. Kondisi tersebut membuat petani membutuhkan sumber air alternatif ketika musim kemarau tiba.

"Kalau musim gadu, petani di sini sering kesulitan mendapatkan air. Banyak yang akhirnya menyewa mesin sendiri atau membuat sumur bor pribadi. Padahal ada sumur bor bantuan pemerintah, tetapi untuk menggunakannya petani harus membayar Rp30 ribu per jam," ujarnya, Jumat (12/6/2026).

Ia menilai biaya tersebut cukup memberatkan, terutama bagi petani kecil yang saat ini tengah berupaya menekan biaya produksi di tengah ketidakpastian cuaca dan meningkatnya kebutuhan operasional pertanian.

Menurut pengakuannya, pembayaran dilakukan kepada pengurus kelompok tani yang mengelola fasilitas sumur bor tersebut. Namun, hingga kini belum diketahui secara pasti dasar penetapan tarif maupun mekanisme pengelolaan dana yang berasal dari pungutan penggunaan sumur bor tersebut.

Kondisi ini menimbulkan berbagai pertanyaan di kalangan petani mengenai tata kelola aset bantuan pemerintah yang sejatinya bertujuan membantu meningkatkan produktivitas pertanian dan mengurangi dampak kekeringan.

Sejumlah petani berharap pemerintah desa, Dinas Pertanian Kabupaten Indramayu, serta instansi terkait dapat melakukan klarifikasi dan pengawasan terhadap pengelolaan sumur bor bantuan pemerintah agar pemanfaatannya sesuai dengan tujuan program dan tidak menimbulkan beban tambahan bagi masyarakat tani.

Selain itu, transparansi dalam pengelolaan fasilitas bantuan pemerintah dinilai penting guna menghindari potensi kesalahpahaman dan memastikan manfaat program benar-benar dirasakan oleh para petani yang membutuhkan.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pengelola sumur bor maupun pihak terkait mengenai dasar penerapan tarif penggunaan fasilitas tersebut.
 

Bagikan :
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 1041 views

desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 982 views

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum  Baru

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru

Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 936 views

Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 3787 views

Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 994 views

Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui