.
...
Tiga Warga Tinumpuk Klarifikasi Isu Pungli Bantuan Beras: Uang Disebut Diberikan Sukarela
Rabu, 09 September 2026 | 09:00:00 WIB
DAERAH
33 Kali
Penerbit : Redaksi 5
Laporan : M Nurdiansyah

Suaraharianpublik.id[INDRAMAYU]- Tiga warga Desa Tinumpuk, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, memberikan klarifikasi terkait isu dugaan pungutan liar (pungli) dalam pengambilan bantuan pangan berupa beras yang sebelumnya ramai diperbincangkan di media massa dan media sosial.

Ketiga warga tersebut yakni Taryudi Fadly bin Sadim (53), warga RT 001/RW 004; Kusniyah (59), warga RT 003/RW 001; dan Sayem (61), warga RT 002/RW 001.

Dalam pernyataan tertulis yang mereka buat secara sadar, ketiganya mengakui memberikan sejumlah uang kepada Ketua RT masing-masing setelah menerima bantuan beras.

Namun, mereka menyatakan pemberian tersebut dilakukan secara sukarela, tanpa paksaan maupun tekanan, dan bukan sebagai syarat untuk mendapatkan bantuan.

Besaran uang yang diberikan disebut berada di kisaran Rp20.000 hingga Rp50.000. Ketiganya menyampaikan uang tersebut diberikan sebagai bentuk keikhlasan dan ucapan terima kasih kepada Ketua RT yang telah membantu proses pengambilan bantuan di Kantor Kecamatan Juntinyuat.

Mereka juga menjelaskan bahwa sebagian warga penerima bantuan tidak mengambil beras secara mandiri. Para Ketua RT membantu mengoordinasikan transportasi warga menuju lokasi pengambilan, termasuk menggunakan sepeda motor maupun kendaraan roda empat yang disewa secara rombongan.

Polisi Turun Melakukan Klarifikasi

Isu dugaan pungli tersebut kemudian mendapat perhatian aparat penegak hukum.

Pada Senin, 7 September 2026, tim Unit Tipikor Polres Indramayu mendatangi Kantor Desa Tinumpuk untuk melakukan klarifikasi dan menggali informasi terkait proses penyaluran serta pengambilan bantuan pangan.

Tim kepolisian melakukan konfirmasi kepada sejumlah warga penerima bantuan, Ketua RT, serta Pemerintah Desa Tinumpuk yang dipimpin Kuwu Tinumpuk, Duriyan.

Camat Juntinyuat Ali Alamudin, S.H., bersama jajaran Pemerintah Kecamatan Juntinyuat juga turut melakukan konfirmasi kepada warga dan pihak terkait.

Berdasarkan keterangan yang disampaikan dalam proses klarifikasi tersebut, warga penerima bantuan maupun Ketua RT menyatakan tidak terdapat kewajiban atau tekanan kepada penerima bantuan untuk memberikan uang.

Pemberian uang oleh sejumlah warga disebut merupakan bentuk sukarela setelah mereka memperoleh bantuan dan mendapat pendampingan dalam proses pengambilan beras.

Ketua RT: Untuk Operasional Transportasi

Ketua RT 001/RW 004, Nurjaya, menegaskan dirinya tidak pernah meminta ataupun memaksa warga penerima bantuan untuk memberikan uang.

Menurutnya, para Ketua RT justru mendapat arahan dari Kuwu Tinumpuk untuk membantu mengawal warga penerima bantuan agar dapat mengambil haknya di Kantor Kecamatan Juntinyuat.

«“Kami tidak pernah memaksa atau menekan warga untuk memberikan uang. Justru kami diperintahkan Kuwu untuk mengawal warga penerima bantuan agar bisa menerima haknya dengan baik,” ujar Nurjaya.»

Nurjaya menjelaskan, apabila ada warga yang memberikan uang secara sukarela, dana tersebut digunakan untuk membantu kebutuhan operasional, khususnya transportasi warga saat mengambil bantuan.

Salah satunya untuk membantu biaya sewa kendaraan yang digunakan secara rombongan.

“Kalau ada lebih dari biaya sewa mobil, warga juga menyampaikan keikhlasannya untuk membantu program penerangan jalan di lingkungan RT,” jelasnya.

Ia menegaskan, menurut keterangannya, pemberian tersebut bukan pungutan yang diwajibkan kepada penerima bantuan.

Kuwu: Tidak Ada Perintah Pungutan

Sementara itu, Kuwu Tinumpuk, Duriyan, menegaskan bahwa dirinya telah memberikan arahan kepada perangkat desa, RW, dan RT untuk membantu serta mengawal warga penerima bantuan.

Ia juga menekankan agar pendampingan dilakukan sesuai ketentuan dan tidak disertai pungutan liar.

«“Kami perintahkan aparat desa, RW dan RT untuk mengawal warga penerima bantuan agar bantuan tersebut diterima dengan baik, dan tentunya tidak melakukan pungli serta tetap sesuai aturan,” kata Duriyan.»

Dengan adanya klarifikasi dari warga, Ketua RT, Pemerintah Desa, serta konfirmasi aparat, isu yang sebelumnya berkembang di media sosial kini mendapatkan penjelasan dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses pengambilan bantuan.

Ketiga warga tersebut kembali menegaskan bahwa uang yang mereka berikan kepada Ketua RT bukan merupakan syarat untuk memperoleh bantuan, melainkan atas kemauan sendiri sebagai bentuk terima kasih atas bantuan dalam proses pengambilan beras.

Mereka berharap klarifikasi tersebut dapat memberikan informasi yang lebih utuh kepada masyarakat dan mencegah munculnya kesalahpahaman terkait proses pengambilan bantuan pangan di Desa Tinumpuk.

Bagikan :
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 1367 views

desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 1306 views

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum  Baru

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru

Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 1266 views

Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 4131 views

Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 1312 views

Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui