.
...
Indramayu Tak Hanya Padi: Potensi 114 Ribu Ton Mangga Jadi Kekuatan Baru ‎
Rabu, 26 Agustus 2026 | 21:28:00 WIB
DAERAH
103 Kali
Penerbit : Redaksi 5
Laporan : M Nurdiansyah

Suaraharianpublik.id[INDRAMAYU]—Kabupaten Indramayu selama ini dikenal sebagai salah satu daerah sentra produksi padi di Jawa Barat. Hamparan sawah yang luas menjadi modal penting dalam menjaga ketahanan pangan sekaligus menopang perekonomian masyarakat.

Indramayu memiliki Lahan Baku Sawah (LBS) seluas 124.517 hektare, sementara Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) mencapai 92.888 hektare. Luasan tersebut menjadi kekuatan penting dalam mempertahankan produktivitas sektor pertanian.

Target produksi padi Gabah Kering Giling (GKG) mencapai 1,7 juta ton. Angka tersebut menunjukkan besarnya peran petani Indramayu dalam menopang kebutuhan pangan, baik di tingkat daerah maupun nasional.

Namun, mempertahankan produktivitas pertanian bukan tanpa tantangan. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting yang menentukan keberhasilan musim tanam.

Karena itu, berbagai upaya dilakukan untuk mendukung kebutuhan air pertanian, mulai dari bantuan alat dan mesin pertanian, termasuk pompa air, normalisasi saluran irigasi, pembangunan irigasi perpompaan, pengembangan Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT), hingga pengaturan sistem gilir-giring air.

Ketua KTNA Kecamatan Kroya, Wajo, menyampaikan bahwa sektor pertanian memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan, tidak hanya dari komoditas padi tetapi juga dari komoditas hortikultura seperti mangga.

Sementara itu, Kepala UPTD BPP Kecamatan Kroya, Tiryono, menyampaikan bahwa penguatan sektor pertanian perlu didukung dengan pengelolaan lahan, ketersediaan air, penerapan teknologi pertanian, serta pendampingan kepada petani.

Dukungan terhadap pengelolaan air pertanian juga dirasakan langsung oleh petani di Kecamatan Kroya.

Tarjo, dari Poktan Sri Maju Bersama, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DKPP, Pemerintah Daerah, serta Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian (Kementan) yang telah merealisasikan program irigasi perpompaan (Irpom) di wilayah Kecamatan Kroya.

Menurut Tarjo, realisasi program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan nyata pemerintah dalam membantu petani memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian.

Program irigasi perpompaan diharapkan dapat mendukung ketersediaan air, menjaga produktivitas lahan, serta membantu petani menghadapi kondisi ketika pasokan air irigasi belum mencukupi.

Bagi petani, infrastruktur pertanian bukan sekadar pembangunan fisik. Saluran irigasi yang berfungsi baik, pompa yang tersedia, serta distribusi air yang teratur dapat menjadi faktor penting dalam menjaga produktivitas tanaman dan menekan risiko gagal panen.

Mangga, Kekuatan Baru Pertanian Indramayu

Di balik identitas Indramayu sebagai daerah sentra padi, terdapat potensi hortikultura yang tidak kalah besar.

Mangga menjadi salah satu komoditas unggulan Indramayu dengan produksi sekitar 114.000 ton per tahun. Potensi tersebut membuka peluang besar bagi pengembangan ekonomi pertanian dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Produksi mangga yang melimpah perlu diikuti dengan penguatan sektor pascapanen, pengolahan hasil, pengemasan, pemasaran, hingga pengembangan industri berbasis mangga.

Dengan begitu, hasil pertanian tidak hanya dijual sebagai produk mentah, tetapi dapat menghasilkan nilai tambah yang lebih besar bagi petani dan pelaku usaha lokal.

Dari Produksi Menuju Nilai Tambah

Dengan luas lahan pertanian yang besar, target produksi padi 1,7 juta ton GKG, serta potensi mangga sekitar 114.000 ton per tahun, Indramayu memiliki fondasi kuat untuk mengembangkan sektor pertanian secara berkelanjutan.

Tantangan ke depan bukan hanya meningkatkan produksi, tetapi juga menjaga keberlanjutan lahan, memastikan ketersediaan air, meningkatkan produktivitas petani, memperluas akses teknologi, serta membangun rantai nilai pertanian dari hulu hingga hilir.

Pertanian harus mampu menjadi sektor produksi sekaligus penggerak ekonomi masyarakat.

Di balik hamparan sawah dan kebun mangga, tersimpan peluang besar untuk menjadikan pertanian sebagai kekuatan ekonomi baru Kabupaten Indramayu.

Menjaga sawah berarti menjaga pangan. Mengembangkan pertanian berarti memperkuat masa depan ekonomi daerah.

Bagikan :
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 1301 views

desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 1232 views

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum  Baru

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru

Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 1196 views

Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 4065 views

Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 1244 views

Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui