.
...
SKANDAL PERBANKAN RAKSASA: Oknum Internal Bobol BRI Triliunan Rupiah, Dari Kredit Fiktif Palembang hingga Kasus Cindy Almira
Minggu, 12 April 2026 | 16:03:00 WIB
NASIONAL
19 Kali
Penerbit : Redaksi 4
Laporan : Nto

JAKARTA – Dunia perbankan nasional kembali diguncang oleh serangkaian skandal korupsi internal yang melanda PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. Berdasarkan data penanganan kasus hukum yang mencuat hingga April 2026, total akumulasi kerugian negara akibat praktik lancung oknum "orang dalam" di berbagai wilayah Indonesia menembus angka fantastis, yakni lebih dari Rp1,33 triliun.

Kasus ini menjadi sorotan tajam karena melibatkan berbagai level jabatan, mulai dari staf lapangan (mantri), teller, hingga pejabat tinggi di tingkat wilayah dan pusat. Modus operandi yang digunakan pun beragam, mulai dari pemalsuan dokumen kredit hingga pembobolan dana nasabah secara langsung.
Mega Skandal Palembang: Kerugian Rp1,3 Triliun

Kasus terbesar yang saat ini ditangani oleh Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) melibatkan pemberian fasilitas kredit modal kerja kepada sejumlah perusahaan, di antaranya PT Buana Sriwijaya Sejahtera (BSS). Dalam perkembangan terbaru per April 2026, penyidik telah menahan setidaknya tujuh pejabat dan mantan pejabat bank terkait dugaan kredit fiktif yang merugikan negara sebesar Rp1,3 triliun.

Para tersangka diduga kuat melakukan kongkalikong dengan pihak swasta untuk meloloskan pinjaman tanpa agunan yang memadai serta memanipulasi data analisis kredit. Kasus ini membuktikan adanya celah besar dalam sistem pengawasan kredit berskala besar di internal bank pelat merah tersebut.

Vonis 10 Tahun Cindy Almira di Pringsewu
Selain kasus kredit korporasi, publik juga dikejutkan oleh kasus penggelapan dana nasabah yang dilakukan oleh Cindy Almira, mantan Relationship Manager Funding Transaction di BRI Cabang Pringsewu, Lampung. Majelis Hakim Pengadilan Tipikor Tanjung Karang menjatuhkan vonis 10 tahun penjara kepada Cindy pada Maret 2026 setelah ia terbukti secara sah membobol dana nasabah dengan total kerugian mencapai Rp17,96 miliar.

Modus yang dilakukan Cindy tergolong rapi; ia memanfaatkan posisinya untuk menarik dana dari rekening nasabah secara ilegal tanpa sepengetahuan pemiliknya. Selain hukuman fisik, Cindy diwajibkan membayar uang pengganti senilai kerugian tersebut, yang mana sebagian besar asetnya telah disita oleh negara sebagai upaya pemulihan kerugian.

Gurita Kredit Fiktif di Berbagai Daerah
Skandal ini tidak berhenti di dua kota tersebut. Berbagai unit kerja BRI di daerah lain juga melaporkan kerugian signifikan:

BRI Perawang (Siak): Kredit fiktif berkedok kelompok tani merugikan negara Rp9,9 miliar.

BRI Maumere (Sikka): Korupsi di tiga unit kerja (Kewapante, Nita, dan Paga) mencatatkan kerugian Rp3,6 miliar dengan delapan tersangka dari unsur internal.

BRI Jombang (Unit Keboan): Seorang oknum mantri ditetapkan sebagai tersangka atas manipulasi kredit senilai Rp1,2 miliar.

Total Akumulasi Kerugian

Jika ditotal, kerugian negara dari rentetan kasus ini mencapai estimasi Rp1,335 triliun. Angka ini merupakan salah satu akumulasi fraud internal terbesar dalam sejarah perbankan BUMN dalam kurun waktu satu tahun anggaran.

Kasus-kasus ini menjadi pengingat keras bagi industri perbankan akan pentingnya integritas sumber daya manusia dan penguatan sistem kontrol internal guna menjaga kepercayaan nasabah serta meminimalisir kerugian negara di masa depan.

Bagikan :
Berita Terkait
Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Jumat, 27 Desember 2024 | 21:13:00 748 views

Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Kamis, 26 Desember 2024 | 14:37:00 684 views

Catatan Mahmud Marhaba

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Rabu, 25 Desember 2024 | 16:54:00 630 views

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:42:00 698 views

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

KONI Jakarta Gelar Rakor, Menuju Persiapan Pelatda 2025

KONI Jakarta Gelar Rakor, Menuju Persiapan Pelatda 2025

Minggu, 22 Desember 2024 | 23:41:00 697 views

KONI Jakarta terus bergerak usai pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024, KONI bersama seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) menggelar konsolidasi