PTBA Resmikan NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat
Senin, 29 Juni 2026 | 00:17:00 WIB
PTBA
6975 Kali
suaraharianpublik [LAMPUNG TIMUR] - PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), anggota Holding BUMN Pertambangan MIND ID, meresmikan NUSA (Nursery Mangrove Unggul Semai Adaptif) di Dusun Pulau Waru, Desa Purworejo, Kecamatan Pasir Sakti, Kabupaten Lampung Timur. (29/06/26)
Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, mengatakan bahwa kehadiran NUSA merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam membangun ekosistem rehabilitasi mangrove yang berkelanjutan.
"NUSA adalah pusat persemaian mangrove adaptif berbasis pemberdayaan masyarakat yang menghasilkan bibit mangrove berkualitas melalui metode SAM-SAKTI yang dalam prosesnya ini dipimpin oleh Pak Samsudin. Melalui peresmian ini, kami ingin menjamin keberlanjutan rehabilitasi mangrove melalui penyediaan bibit adaptif yang dikelola bersama masyarakat," jelas Ajis.
Ajis menuturkan, pemilihan Pasir Sakti sebagai lokasi peresmian lantaran wilayah ini telah menjadi contoh praktik terbaik rehabilitasi mangrove hasil kolaborasi PTBA bersama Kelompok Tani Hutan (KTH) Mutiara Hijau I dan berbagai pemangku kepentingan.
"Pasir Sakti merupakan kawasan yang berhasil mengubah wilayah terdampak abrasi menjadi ekosistem mangrove yang pulih, produktif, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran NUSA semakin memperkuat Pasir Sakti sebagai pusat pembibitan dan pengembangan mangrove dalam ekosistem BA-MAXI (Bukit Asam Mangrove Nexus Initiative)," ungkapnya.
Ketua KTH Mutiara Hijau I, Samsudin, menjelaskan bahwa perjalanan pengembangan persemaian mangrove dimulai sejak awal tahun 2000-an melalui proses belajar secara mandiri dan berbagi pengetahuan dengan berbagai pihak. Berbekal pengalaman tersebut, kelompoknya berhasil mengembangkan teknik pembibitan yang semakin adaptif terhadap kondisi pesisir.
“Saat ini, persemaian disini mampu memproduksi sekitar 500.000 bibit mangrove per tahun, dengan kapasitas tertinggi yang pernah dicapai mencapai 650.000 bibit per tahun. Sebanyak 11 jenis mangrove dibudidayakan di lokasi ini, diantaranya Rhizophora seperti apiculata, stylosa, dan mucronata. Kemudian ada juga mangrove jenis api-api dan Lacang (Bruguiera),” papar Samsudin.
Samsudin mengatakan bahwa salah satu inovasi utama dalam metode SAM-SAKTI ini yaitu system persemaian berbasis mekanisme pasang surut air laut. Menurutnya, melalui metode ini, bibit memperoleh suplai air secara alami tanpa penyiraman manual sehingga lebih adaptif terhadap kondisi lapangan, efisien dalam pemeliharaan, serta menghasilkan bibit yang lebih tangguh ketika ditanam di kawasan rehabilitasi.
Meski demikian, tantangan utama yaitu siapa yang akan membeli bibit mangrove tersebut. Oleh karena itu, kelompoknya secara aktif membangun kemitraan dengan pemerintah, dunia usaha, dan berbagai program rehabilitasi lingkungan agar produksi bibit dapat terserap secara optimal.
PTBA berharap, melalui peresmian NUSA ini kapasitas pembibitan mangrove berbasis masyarakat semakin meningkat dan nantinya dapat mendukung berbagai program rehabilitasi yang dijalankan Perusahaan untuk pesisir di Indonesia.
"Kami berharap NUSA menjadi pusat pembelajaran, inovasi, sekaligus inspirasi bagi kelompok masyarakat lainnya untuk bersama-sama menjaga ekosistem pesisir Indonesia," tutup Ajis.
Berita Terkait
DESA IMPIAN, Upaya Bukit Asam (PTBA) Wujudkan Mimpi Masyarakat Mandiri dan Lingkungan Lestari
Jumat, 06 Desember 2024 | 14:12:00 928 views
DESA IMPIAN telah dijalankan di 6 desa/kelurahan yang merupakan wilayah ring 1 perusahaan, yaitu Desa Tanjung Agung, Tanjung Karangan, Seleman, Tanjung Lalang, Keban Agung, dan Kelurahan Pasar Tanjung Enim.
10 Kali Berturut-turut, Bukit Asam (PTBA) Pertahankan Predikat Indonesia Most Trusted Company
Senin, 25 November 2024 | 11:26:00 916 views
Pada CGPI tahun ini, PTBA meraih skor 91,04 dan termasuk dalam kategori Sangat Terpercaya.
Bukit Asam (PTBA) Sukses Raih Dua Penghargaan di Ajang TOP Human Capital Awards 2024
Kamis, 31 Oktober 2024 | 15:53:00 4309 views
Dewan Juri menilai PTBA memenuhi kriteria keselarasan dan inovasi Sistem Manajemen Sumber Daya Manusia (Human Capital Management System/HCMS)
Mahasiswa Geruduk PT Bukit Asam dan RMK Energi
Senin, 09 September 2024 | 21:00:00 836 views
Tuntut Relokasi Stockpile, Hentikan Pembangunan Dermaga yang Rusak Kesehatan dan Lingkungan
Bukit Asam (PTBA) Kembangkan Program Eco Agrotomation Lewat Sentra Ilmu
Rabu, 07 Agustus 2024 | 13:29:00 4310 views
Salah satu kegiatan yang telah diselenggarakan adalah Sharing Competency Usaha Mikro & Kecil (UMK).
Artikel Terpopuler | 2024
KMS Ali Siliwangi: Hj Lidyawati, Pilihan Terbaik Untuk Kabupaten Lahat
POLITIK
2024-10-31 21:30:46 8122 views
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah Kodam II/Sriwijaya Di Wilayah Kodim 0404/Muara Enim Berjalan Lancar
TNI
2024-10-18 19:29:45 7432 views
Seringnya Mati Lampu, Ali Pinta PJ Bupati Berikan Rekom Cepat Ganti Pimpinan PLN Lahat
NASIONAL
2024-11-08 17:05:26 7018 views