.
...
Aneh Bisnis Batu Bara Dulu Cetak Puluhan Miliar, Kini PT SMS BUMD Sumsel Belum Ada Kontribusi Ke Kas Daerah !
Jumat, 21 Agustus 2026 | 12:13:00 WIB
EKONOMI
239 Kali
Penerbit : Redaksi 4
Laporan : Nto

PALEMBANG — Kinerja keuangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumatera Selatan, PT Sriwijaya Mandiri Sumatera Selatan (PT SMS/SRIMAS), kembali menjadi sorotan tajam setelah dilaporkan gagal memberikan kontribusi bagi Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Berikut adalah laporan kilas balik komparasi performa finansial PT SMS antara tahun 2020 dan kondisi terkini di tahun 2025.

Tahun 2020:

Omset Tinggi, Laba Nihil akibat PandemiPada tahun buku 2020, PT SMS sebenarnya berhasil mencatatkan omset atau pendapatan yang cukup besar, yakni mencapai Rp 69 miliar. Namun, tingginya angka perputaran uang tersebut tidak dibarengi dengan raihan keuntungan bersih.Berdasarkan data Biro Perekonomian Pemprov Sumsel, hantaman pandemi COVID-19 dan beban operasional membuat perusahaan logistik batubara dan pengolahan limbah B3 ini belum mampu menyetor dividen ke kas daerah. Perusahaan baru dilaporkan bangkit dan mencetak laba bersih pada tahun berikutnya (2021) sebesar Rp 7,9 miliar.

Tahun 2025:

Setoran PAD Rp 0 dan Desakan Evaluasi TotalLompat ke tahun 2025, performa PT SMS justru kembali berada di titik kritis. Meski angka nominal pasti omset tahunan belum dipublikasikan secara terbuka, laporan resmi dari parlemen memastikan kontribusi keuntungan PT SMS ke kas daerah bernilai Rp 0 alias nihil.Kondisi ini memicu reaksi keras dari legislatif. Pada April 2025, Komisi III DPRD Sumsel secara resmi mendesak pemerintah provinsi untuk melakukan evaluasi total terhadap jajaran direksi dan manajemen PT SMS.

Kegagalan BUMD ini dalam menyetor dividen dalam beberapa periode terakhir dinilai sangat merugikan keuangan daerah.Situasi kian menyudutkan manajemen setelah hasil audit internal dari Inspektorat Provinsi pada pertengahan tahun 2025 membongkar adanya masalah tata kelola (governance) yang buruk di dalam tubuh perusahaan, yang dituding menjadi akar mandeknya profitabilitas bisnis PT SMS.(Nt)

Bagikan :
Berita Terkait
Membangun pertumbuhan ekonomi, Bupati Nina: Siapkan 100.000 Lapangan Kerja Kawasan Industri Losarang

Membangun pertumbuhan ekonomi, Bupati Nina: Siapkan 100.000 Lapangan Kerja Kawasan Industri Losarang

Sabtu, 17 Agustus 2024 | 18:44:00 1078 views

Ratusan investor yang akan berdatangan ke Kawasan Industri Losarang

Panen Hadiah Simpedes BRI Lahat, periode 1 September 2023 S/D Febuari 2024 Berjalan Spektakuler

Panen Hadiah Simpedes BRI Lahat, periode 1 September 2023 S/D Febuari 2024 Berjalan Spektakuler

Sabtu, 15 Juni 2024 | 14:57:00 4404 views

Panen Hadiah Simpedes BRI di Hadiri PJ Bupati Lahat