.
...
Bantuan Irigasi Perpompaan Tingkatkan Produktivitas Petani di Indramayu
Rabu, 24 Juni 2026 | 09:53:00 WIB
NASIONAL
55 Kali
Penerbit : Redaksi 5
Laporan : M Nurdiansyah

Suaraharianpublik.id[INDRAMAYU]– Kelompok Tani Rumpun Al Badar, Desa Jayamulya, Kecamatan Kroya, Kabupaten Indramayu, menerima Program Bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) dari Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Program Irpom merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mendukung ketersediaan air irigasi bagi lahan pertanian guna meningkatkan produktivitas hasil panen. Secara umum, setiap titik bantuan irigasi perpompaan ditargetkan mampu memenuhi kebutuhan air untuk sedikitnya 10 hektare lahan sawah.

Namun, pelaksanaan Program Irpom yang dikelola Kelompok Tani Rumpun Al Badar menunjukkan hasil yang sangat menggembirakan. Bantuan tersebut mampu mengalirkan pasokan air irigasi hingga mencakup sekitar 43 hektare lahan pertanian, jauh melampaui target minimal yang telah ditetapkan.

Ketua Kelompok Tani Rumpun Al Badar, Mashudi, mengatakan keberadaan irigasi perpompaan sangat membantu petani, terutama saat menghadapi musim kemarau yang kerap menyebabkan keterbatasan pasokan air.

“Dengan adanya bantuan Irpom ini, kebutuhan air untuk lahan pertanian menjadi lebih terjamin. Para petani dapat lebih tenang dalam menjalankan usaha tani, khususnya pada musim kemarau,” ujar Mashudi.

Menurutnya, tersedianya pasokan air yang memadai akan berdampak positif terhadap peningkatan produktivitas pertanian, percepatan masa tanam, serta mendukung program ketahanan pangan nasional.

Ucapan terima kasih juga disampaikan oleh para petani setempat, yakni Kusnadi, Durosid, dan Jumedi, yang merasakan langsung manfaat program tersebut. Mereka mengaku bantuan irigasi perpompaan sangat membantu memenuhi kebutuhan air bagi lahan pertanian yang selama ini kerap mengalami kendala saat musim kemarau.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI, Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu, serta seluruh pihak yang telah membantu terealisasinya program ini. Bantuan Irpom sangat bermanfaat bagi petani dan memberikan harapan untuk meningkatkan hasil panen,” ungkap mereka.

Selain itu, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Kecamatan Kroya, Wajo, saat ditemui awak media menyampaikan apresiasinya terhadap pelaksanaan Program Bantuan Irigasi Perpompaan (Irpom) yang diterima Kelompok Tani Rumpun Al Badar.

Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam mendukung sektor pertanian, khususnya dalam mengatasi kebutuhan air irigasi yang menjadi salah satu faktor utama keberhasilan usaha tani.

“Program Irigasi Perpompaan ini sangat membantu petani dalam menjaga ketersediaan air, terutama saat musim kemarau. Kami melihat manfaatnya sangat besar karena mampu mengairi lahan hingga 43 hektare, jauh di atas target minimal yang ditetapkan. Tentu ini menjadi kabar baik bagi para petani di Kecamatan Kroya,” ujar Wajo.

Ia berharap program serupa dapat terus dilanjutkan dan diperluas ke wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan dukungan sarana irigasi guna meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani.

“Dengan dukungan sarana irigasi yang memadai, petani dapat meningkatkan indeks pertanaman, produktivitas hasil panen, serta mendukung program ketahanan pangan nasional. Kami mengucapkan terima kasih kepada Kementerian Pertanian RI dan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu atas perhatian dan dukungannya kepada para petani,” tambahnya.

Sementara itu, Mashudi juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu serta Kementerian Pertanian RI yang telah memberikan dukungan dan bantuan kepada kelompok tani.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Indramayu serta Kementerian Pertanian Republik Indonesia atas bantuan Irpom ini. Semoga program seperti ini dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak petani yang merasakan manfaatnya dan produksi pangan nasional semakin meningkat,” pungkasnya.

Dengan adanya Program Irigasi Perpompaan ini, para petani di Desa Jayamulya diharapkan mampu meningkatkan intensitas tanam dan produktivitas pertanian. Keberhasilan Irpom yang mampu mengairi hingga 43 hektare lahan sawah juga menjadi bukti bahwa dukungan sarana irigasi yang tepat dapat memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat posisi Kabupaten Indramayu sebagai salah satu lumbung pangan nasional.
 

Bagikan :
Berita Terkait
Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Jumat, 27 Desember 2024 | 21:13:00 1042 views

Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Kamis, 26 Desember 2024 | 14:37:00 994 views

Catatan Mahmud Marhaba

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Rabu, 25 Desember 2024 | 16:54:00 910 views

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:42:00 972 views

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

KONI Jakarta Gelar Rakor, Menuju Persiapan Pelatda 2025

KONI Jakarta Gelar Rakor, Menuju Persiapan Pelatda 2025

Minggu, 22 Desember 2024 | 23:41:00 999 views

KONI Jakarta terus bergerak usai pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024, KONI bersama seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) menggelar konsolidasi