.
...
PW GP Ansor Sumsel Pastikan Tak Ada Instruksi Aksi Massa, Tetap Ikuti Arahan Ketum
Minggu, 15 Maret 2026 | 14:35:00 WIB
DAERAH
17 Kali
Penerbit : Redaksi 4
Laporan : Nto

PALEMBANG – Pimpinan Wilayah (PW) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Sumatera Selatan menegaskan bahwa organisasi tidak pernah menginstruksikan kadernya untuk melakukan aksi demonstrasi di depan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait polemik yang menyeret nama mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.

Ketua PW GP Ansor Sumsel, M. Erwinsyah, menyampaikan bahwa seluruh struktur organisasi Ansor di daerah wajib menjaga disiplin organisasi serta mengikuti arahan yang telah ditetapkan oleh pimpinan pusat. Hal tersebut merupakan bagian dari komitmen Ansor sebagai organisasi kader yang menjunjung tinggi sistem komando dan tata kelola organisasi yang tertib.

“PW GP Ansor Sumsel tetap tegak lurus terhadap kebijakan dan arahan dari Pimpinan Pusat GP Ansor. Hingga saat ini tidak ada instruksi organisasi untuk melakukan mobilisasi massa atau aksi demonstrasi terkait persoalan yang sedang berkembang,” ujar Erwinsyah dalam keterangan resminya, Minggu (15/3/2026).

Ia menjelaskan, dalam menghadapi dinamika hukum yang melibatkan kader, organisasi telah memiliki mekanisme yang jelas dan profesional. Dalam konteks kasus yang tengah menjadi sorotan publik, pimpinan pusat telah memberikan mandat kepada Lembaga Bantuan Hukum GP Ansor untuk memberikan pendampingan hukum secara langsung.

Menurut Erwinsyah, langkah tersebut merupakan bentuk komitmen organisasi dalam memastikan setiap kader mendapatkan hak pendampingan hukum secara proporsional serta tetap menghormati proses hukum yang berlaku.

“Pendampingan terhadap Gus Yaqut sepenuhnya ditangani oleh LBH PP GP Ansor yang memiliki kompetensi di bidang hukum. Mereka telah ditugaskan secara resmi oleh Ketua Umum untuk mengawal proses hukum dengan pendekatan yang profesional dan sesuai koridor peraturan perundang-undangan,” jelasnya.

Sebagai organisasi kader, lanjutnya, GP Ansor memiliki prinsip untuk tetap menjunjung tinggi supremasi hukum serta menghormati setiap proses yang sedang berjalan. Oleh karena itu, organisasi memilih menempuh jalur hukum dan mekanisme resmi dibandingkan langkah-langkah yang berpotensi menimbulkan polemik di ruang publik.

Meski demikian, Erwinsyah menyampaikan bahwa secara moral dan emosional, para kader Ansor tentu memiliki rasa solidaritas terhadap sesama kader yang sedang menghadapi ujian. Namun dukungan tersebut harus tetap disampaikan dalam koridor organisasi serta tidak menyalahi garis kebijakan pimpinan.

“Kami sebagai sesama kader tentu memberikan dukungan moral agar Gus Yaqut tetap kuat, sabar, dan menjalani proses hukum dengan baik. Namun secara organisasi, kami tetap mengedepankan sikap yang bijak dan mengikuti arahan pimpinan pusat,” katanya.

Erwinsyah juga menanggapi adanya aksi demonstrasi yang mengatasnamakan Ansor dan Banser di depan kantor Komisi Pemberantasan Korupsi beberapa waktu lalu. Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan merupakan agenda resmi organisasi.

Menurutnya, jika terdapat individu yang hadir dalam aksi tersebut dengan membawa atribut atau nama organisasi, hal itu merupakan inisiatif pribadi dan tidak mewakili sikap resmi GP Ansor.

“Organisasi tidak pernah mengeluarkan instruksi untuk mengerahkan massa. Jika ada pihak yang mengatasnamakan Ansor atau Banser dalam aksi tersebut, itu adalah tindakan personal yang tidak merepresentasikan kebijakan organisasi,” tegasnya.

PW GP Ansor Sumsel, kata Erwinsyah, juga tidak memiliki rencana untuk melakukan mobilisasi massa dalam bentuk aksi serupa. Organisasi memilih mempercayakan sepenuhnya proses pendampingan kepada tim hukum yang telah ditunjuk oleh pimpinan pusat.

“GP Ansor adalah organisasi yang menjunjung tinggi kedisiplinan struktur. Kami menempatkan proses hukum sebagai jalur utama yang harus dihormati bersama,” ujarnya.

Di akhir pernyataannya, Erwinsyah mengimbau seluruh kader GP Ansor di Sumatera Selatan untuk tetap menjaga nama baik organisasi serta tidak melakukan tindakan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Ia berharap semua pihak dapat menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum adanya keputusan resmi dari lembaga yang berwenang.

“Ansor mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga marwah organisasi, mengedepankan sikap dewasa, serta menghormati proses hukum secara objektif dan transparan,” tutupnya.

Bagikan :
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi

Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 749 views

desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 696 views

Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum  Baru

Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru

Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 666 views

Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.

Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 3499 views

Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak

Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 704 views

Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui