Diduga Kurangi Volume dan Tak Sesuai Spesifikasi, Proyek Revitalisasi TK Puspita Desa Marga Puspita Disorot
Senin, 05 Oktober 2026 | 23:25:00 WIB
DAERAH
23 Kali
Marga Puspita , suaraharianpublik.id - Pelaksanaan proyek revitalisasi Gedung Taman Kanak-Kanak (TK) Puspita yang terletak di Desa Marga Puspita kini tengah menjadi sorotan tajam dari warga dan lembaga swadaya masyarakat.
Proyek yang dibiayai menggunakan anggaran negara tersebut diduga dikerjakan asal-asalan serta tidak memenuhi spesifikasi teknis yang telah ditentukan dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Berdasarkan pantauan di lapangan, beberapa bagian dinding bangunan yang baru selesai direvitalisasi tersebut sudah mengalami keretakan rambut.
Selain itu, material kayu untuk atap dan plafon diduga kuat menggunakan kualitas di bawah standar (kualitas rendah), sehingga dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan para siswa saat proses belajar mengajar dimulai.
Seorang perwakilan warga Desa Marga Puspita yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan kekecewaannya.
Ia menilai pihak pelaksana hanya mengejar keuntungan semata tanpa memedulikan aspek ketahanan fisik bangunan.
"Kami melihat adukan semen dan pasirnya sangat muda (kurang semen). Baru hitungan minggu, lantai dan dindingnya sudah mulai ada yang retak.
Jelas ini tidak sesuai dengan spesifikasi teknis yang dijanjikan di awal," ujarnya kepada awak media, Senin (5/10/2026).
Berdasarkan analisis sementara dari data investigasi lapangan, modus korupsi dalam proyek revitalisasi TK Puspita ini terindikasi menggunakan pola klasik sebagai berikut:
Penyimpangan Spesifikasi Material (Substandard Materials): Mengganti material berkualitas tinggi yang tertera di dokumen kontrak dengan material kelas dua demi menekan biaya produksi.
Pengurangan Volume Pekerjaan (Downsizing): Mengurangi ketebalan cor beton, pondasi, atau jumlah besi tulangan yang seharusnya digunakan agar mendapat sisa anggaran yang besar.
Membuat laporan pertanggungjawaban seolah-olah progres fisik bangunan sudah mencapai 100% sesuai standar baku, padahal riil di lapangan jauh dari ketentuan minimum.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Desa Marga Puspita maupun pihak kontraktor pelaksana proyek belum memberikan jawaban atau konfirmasi resmi terkait keluhan masyarakat serta dugaan penyimpangan teknis pada bangunan TK Puspita tersebut.
Warga berharap aparat penegak hukum (APH) segera turun ke lokasi untuk melakukan audit fisik dan mengusut tuntas indikasi kerugian negara yang mengorbankan fasilitas pendidikan anak usia dini ini.
(TIM)
Berita Terkait
Pemdes Babakanjaya Melaksanakan Pelatihan Ketahanan Pangan Dengan Kelompok Tani Dan Pembagian Bibit Benih Padi
Senin, 30 Desember 2024 | 14:30:00 1451 views
desa Babakanjaya musim tanam sudah berjalan diberbagai wilayah kelompok tani dan disambut ceria tampak tidak ada kendala,masih hal yang umum adanya hama tikus menjadi Hal yang harus dikendalikan
Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun
Minggu, 29 Desember 2024 | 05:15:00 1398 views
Palembang Siap Berkilau! Pj Wali Kota Pastikan Listrik Aman di Malam Pergantian Tahun
Ardiansyah Ketua Dekopin Kota Cilegon Hadiri Rekonsiliasi Dan Pemilihan Ketum Baru
Sabtu, 28 Desember 2024 | 14:04:00 1356 views
Dekopin Gelar Musyawarah Nasional (Munas)
Masjid Al-Falah Talang Jawa Terima Wakaf/Hibah Mobil Ambulans dari Dra. Hj. Oktoryani.
Jumat, 27 Desember 2024 | 11:07:00 4219 views
Lurah Kelurahan Pasar 3 Desiana, S.E., turut menyampaikan apresiasinya atas pemberian wakaf ini.
Kodim 0616 Indramayu Luncurkan Program Gizi Gratis bagi Kesehatan Ibu dan Anak
Kamis, 26 Desember 2024 | 12:41:00 1406 views
Dalam rangka mendukung program strategis Presiden Prabowo Subianto, Kodim 0616 Indramayu melaksanakan uji coba program makan bergizi gratis yang ditujukan untuk balita, ibu hamil, dan ibu menyusui
Artikel Terpopuler | 2024
KMS Ali Siliwangi: Hj Lidyawati, Pilihan Terbaik Untuk Kabupaten Lahat
POLITIK
2024-10-31 21:30:46 8894 views
Kegiatan Dapur Masuk Sekolah Kodam II/Sriwijaya Di Wilayah Kodim 0404/Muara Enim Berjalan Lancar
TNI
2024-10-18 19:29:45 8164 views
Seringnya Mati Lampu, Ali Pinta PJ Bupati Berikan Rekom Cepat Ganti Pimpinan PLN Lahat
NASIONAL
2024-11-08 17:05:26 7686 views