.
...
Bupati Lahat Kritik Keras, Kadis Bertahan-Drama Proyek Tebat Penandingan Terbuka
Kamis, 16 April 2026 | 22:10:00 WIB
NASIONAL
41 Kali
Penerbit : Redaksi 7
Laporan : Ali

LAHAT, suaraharianpublik.id - Ketegangan di lingkaran Pemerintah Kabupaten Lahat pecah ke permukaan. Bupati Lahat Bursah Zarnubi secara terbuka “menyemprot” lemahnya pengawasan proyek tebat di Desa Penandingan, sementara Maruli membalas dengan bantahan keras: semua prosedur disebut sudah dijalankan maksimal.

Dua pernyataan ini bukan lagi sekadar beda sudut pandang-melainkan saling menegasikan. Bursah menegaskan, kegagalan proyek Rp6,2 miliar itu adalah bukti nyata pengawasan yang tidak berjalan. Ia menyiratkan adanya kelalaian serius dalam pengendalian sejak awal.

“Kalau pengawasan berjalan optimal, kondisi seperti ini tidak akan terjadi,” tegasnya, memberi sinyal bahwa ada yang tidak beres di level pelaksana.

Namun Maruli tidak tinggal diam. Ia menolak keras tudingan tersebut dan justru mengungkap bahwa pengawasan dilakukan ketat, bahkan berlapis, dengan melibatkan konsultan hingga pendampingan dari Kejaksaan Republik Indonesia.

“Semua tahapan sudah kami jalankan. Monitoring berkali-kali, evaluasi rutin, sampai tiga kali show cause meeting,” tegasnya.

Fakta di lapangan justru memperkeruh keadaan. Proyek tersebut hanya mampu mencapai progres sekitar 66 persen sebelum akhirnya kontrak dengan CV Dewa Elang Perkasa diputus pada 30 Desember 2025.

Di sinilah konflik mengeras.
Bursah melihat kegagalan itu sebagai akibat lemahnya pengawasan. Sebaliknya, Maruli mengalihkan sumber masalah ke penyedia jasa yang dinilai tidak mampu mengejar target meski sudah diberi peringatan berulang.

“Peringatan sudah dari awal sampai akhir. Tapi kinerja penyedia memang tidak sanggup,” ujarnya.

Perdebatan bahkan melebar ke soal istilah. Bursah menyebut kondisi proyek sebagai “mangkrak”, sementara Maruli menolak mentah-mentah istilah tersebut.

“Belum selesai, jadi tidak bisa disebut mangkrak,” katanya.

Di tengah saling bantah ini, pemerintah daerah telah mencairkan jaminan pelaksanaan 5 persen dan tengah memproses blacklist terhadap kontraktor. Sisa pekerjaan 34 persen pun akan kembali dilelang pada 2026 dengan tambahan anggaran menjadi Rp3,8 miliar.

Namun bagi publik, persoalan tidak berhenti pada angka dan prosedur.

Ketika kepala daerah menyebut pengawasan gagal, sementara OPD teknis bersikukuh semuanya sudah berjalan maksimal, pertanyaan besarnya menjadi semakin tajam:
apakah ini murni kegagalan kontraktor atau ada yang sedang saling cuci tangan di balik proyek yang belum tuntas ini?

Bagikan :
Berita Terkait
Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Jumat, 27 Desember 2024 | 21:13:00 764 views

Operasi Lilin 2024/2025: Jasa Raharja Turunkan 2.000 Personel Siaga, Nataru Aman dan Terkendali!

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Praktik Ilegal Pengisian BBM Solar di Jambi, Bukti Kebijakan Belum Tegas

Kamis, 26 Desember 2024 | 14:37:00 694 views

Catatan Mahmud Marhaba

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Rabu, 25 Desember 2024 | 16:54:00 644 views

Rivan A. Purwantono Dirut Jasa Raharja Siap Amankan Mobilitas 110 Juta Pergerakan pada Natal dan Tahun Baru 2024/2025

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

Minggu, 22 Desember 2024 | 12:42:00 710 views

Hadiri Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin 2024, Jasa Raharja Sampaikan Komitmen Dukung Upaya Strategis Seluruh Stakeholder

KONI Jakarta Gelar Rakor, Menuju Persiapan Pelatda 2025

KONI Jakarta Gelar Rakor, Menuju Persiapan Pelatda 2025

Minggu, 22 Desember 2024 | 23:41:00 707 views

KONI Jakarta terus bergerak usai pelaksanaan PON XXI Aceh-Sumut 2024, KONI bersama seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor) menggelar konsolidasi